Tampilkan postingan dengan label tempat liburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tempat liburan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Februari 2010

Tips Mencari Penginapan


Jika tiket sudah di tangan, langkah yang perlu disiapkan selanjutnya sebelum segera melangkahkan kaki adalah mencari tempat bermalam atau tempat penginapan. Hotel dan resor yang biasa ditemui di destinasi-destinasi populer tentu saja kerap menjadi pilihan favorit, berhubung bermalam di sini akan memberi kenikmatan berlibur yang sempurna.

Namun, bagi sebagian orang, urusan tempat penginapan bisa menjadi urutan nomor dua. Pasalnya, yang lebih ***tamakan saat beravontur bagi mereka adalah eksplorasi tempat yang dituju sehingga tempat penginapan otomatis hanya digunakan ketika malam untuk beristirahat.

Itu sebabnya, kini hotel pun hadir dalam beragam kategori, salah satunya yang disebut dengan budget hotel. Dengan kata lain, harga yang ditawarkan sangat bersahabat dengan kantong, tetapi tetap memberi kenyamanan untuk tidur dan memerhatikan kebersihan.

Hotel-hotel semacam ini tumbuh subur di tempat-tempat liburan favorit, seperti Bali, Bangkok, dan Singapura. Jangan dikira karena harga rendah maka fasilitas yang diberikan sangat minim. Tidak sedikit di antara hotel-hotel itu yang juga dilengkapi fasilitas standar seperti sarapan, wi-fi, atau bahkan penyediaan jasa transportasi antar-jemput ke bandara.

Asalkan jeli dalam mencari, tempat bermalam yang nyaman tetapi dengan harga rendah seperti ini tetap bisa ditemui.

Di samping itu, ada beberapa hal lain yang bisa dijadikan patokan saat mencari hotel, yaitu:

1. Mencari tempat menginap yang strategis. Hal ini akan memudahkan diri menuju berbagai obyek wisata yang ada di kota tersebut, terutama jika didukung fasilitas transportasi umum yang mudah dijangkau, seperti stasiun kereta dan halte bus, yang sekaligus juga menjadikan biaya transportasi lebih murah.

2. Perhatikan tarif kamar yang diberikan pihak hotel dan bandingkan harga saat hari kerja dan akhir pekan. Untuk business hotel, ada kemungkinan harganya lebih rendah pada akhir pekan sehingga hal ini bisa menjadi keuntungan tersendiri.

3. Tak ada salahnya mencari hotel yang memiliki promo tertentu untuk memberi manfaat lebih, seperti paket menginap 3 malam, kemudian mendapat tambahan inap semalam.

travel.kompas

Kamis, 10 Desember 2009

Ikut Paket Tur Atau Berlibur Sendiri



Bepergian bagi penghobi melancong, tentu merupakan rencana luar biasa yang layak diperjuangkan. Nah, agar bepergian jadi pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan, Anda pasti ingin merancangnya sebaik mungkin, bukan?
Minusnya Ikut Paket Tur

Harus Negosiasi
Sayangnya, tak semua Paket liburan menyenangkan untuk diikuti. Beberapa orang yang sangat mengedepankan prinsip ekonomis, menganggap bepergian dengan ikut paket tur relatif mahal dibandingkan bepergian sendiri atau menjadi independent traveler. Memahami adanya pengambilan keuntungan oleh pihak lain atas rencana perjalanan Anda, membuat Anda harus benar-benar bernegosiasi dengan pihak penyelenggara tur. ”Cobalah minta diskon! Pengalaman saya, di Asia biasanya masih dikasih dengan sedikit merayu tentunya. Apalagi kalau tidak pergi sendiri, bargaining power-nya bisa lebih besar!” saran Trinity.
Namun, proses negosiasi ini bagi beberapa orang akan terasa melelahkan untuk dilakukan, sehingga malas untuk bepergian dengan menggunakan paket tur.

Toleransi Tinggi
Hal lain yang sedikit kurang nyaman dengan ikut paket tur adalah toleransi lebih yang harus diberikan kepada orang lain, terkait kegiatan kelompok/ rombongan. Trinity mencontohkan ketidaknyamanan seseorang, ketika harus menghadapi orang lain yang tak seusia. Seperti kelompok manula yang jalannya lamban, kelompok remaja yang terlalu berisik, atau kelompok anak-anak yang suka berlarian ke sana ke mari. Belum lagi toleransi terhadap jad­wal perjalanan. Misalnya, ketika turun di obyek wisata masih ada yang mengambil foto di luar pemotretan bersama-sama, kendati sudah waktunya untuk pergi ke tujuan wisata lain.Atau ketika bus akan berangkat, ternyata masih ada peserta yang belum kembali. Masih banyak pengalaman bertoleransi lain yang terjadi selama perjalanan wisata dengan paket tur.

Eksplorasi Wisata Tak Maksimal
Merencanakan wisata tanpa program Paket liburan dari biro perjalanan, berdasarkan pengalaman pribadi Trinity, memungkinkan Anda untuk leluasa bepergian ke tempat­-tempat non turistik dan merasakan pengalaman live like local. Bagi yang memimpikan perjalanan sebagai kesempatan untuk mempelajari dan mengeksplorasi­ suatu budaya, paket tur bukanlah pilihan terbaik. Mengikuti paket tur membuat Anda harus mengikuti jadwal dan rute yang sudah ditentukan si travel agent. Nah, kini silakan Anda tentukan sendiri, jalan-jalan dengan paket tur atau merancang perjalanan sendiri. Sesuaikan dengan karakter Anda, agar acara liburan jadi makin berkesan!


http://tabloidnova.com